PORTAL BOGOR, Masjidil Aqsha berada dalam ancaman nyata. Kali ini penjajah lebih gencar memperlihatkan keseriusan dalam menjalankan sebuah misi yang bukan sekedar menduduki, tapi menghancurkan. 
Selama Mei 2026, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mencatat ada 23 kali pelanggaran yang dilakukan penjajah zionis di kompleks Masjidil Aqsha.
Selain itu, penjajah juga melarang dikumandangkannya adzan di Masjid Ibrohimi kota Hebron. (detik.com 8-6-2026) Tidak hanya itu, penjajah zionis juga melakukan upaya Yahudisasi dengan menghilangkan simbol-simbol yang menjadi karakter religius dan historis masjid al-aqsha. (10-6)
Sementara itu, penjajah berencana mengalokasikan dana yang besar untuk melakukan pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Hal ini mengkonfirmasi laporan Amnesty International yang menyebutkan bahwa pemerintah Israel melakukan pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Tepi Barat terjajah.
Disana tercatat ada 117 desa telah mengalami penggusuran, dan penjajah zionis akan terus melakukan perluasan terhadap pemukiman yang ilegal menurut hukum internasional tersebut. (aljazeera.com 11-6-2026)