PORTAL BOGOR, Pamijahan - Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan berbagai potensi bencana terus dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Kemasyarakatan Ciguha River, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Melalui kegiatan Pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Siaga Bencana yang berlangsung pada 18–19 Juni 2026, KTH Ciguha River mengajak masyarakat untuk lebih siap menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang digelar di Pondok Resamala, kawasan wisata Gunung Salak Endah, Kecamatan Pamijahan, tersebut menjadi bagian dari komitmen KTH dalam meningkatkan kapasitas warga dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan maupun bencana alam lainnya.
Pelatihan ini mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten.
Dalam pemaparannya, narasumber dari BPBD, Tubagus dan Julkifli, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ketua KTH Ciguha River, Pepeng, mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap ancaman kebakaran hutan.
“Diharapkan warga memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi berbagai potensi bencana pada tahun 2026. Dukungan juga datang dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Camat Nanggung, Ae Saefullah, bersama jajaran instansi kehutanan turut hadir untuk memberikan semangat kepada peserta dan menunjukkan dukungan terhadap program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semoga acara ini sukses selalu, dan program yang berdampak bagi masyarakat bisa segera terealisasi dengan baik,” ujar Ae Saefullah. (**)