PORTAL BOGOR, Leuwiliang – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) resmi meluncurkan program Beasiswa Santri Nusantara (BSN) 2025, sebuah inisiatif pendidikan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Senin, (10/02/2025).

Ustadz Umar Fadhil, selaku penanggung jawab beasiswa PMUQI, menjelaskan bahwa program ini diadakan untuk menyiapkan kader unggulan yang akan berkontribusi bagi pesantren serta masa depan agama, nusa, dan bangsa.  

"PMUQI harus menyiapkan kader dari bibit unggul. Selain itu, kami juga ingin mengambil peran dalam menyiapkan generasi terbaik di masa depan," ujarnya.

BSN 2025 menargetkan 30 santri dari seluruh Indonesia, terdiri dari 15 lulusan SD/MI untuk program enam tahun dan 15 lulusan SMP/MTs untuk program empat tahun.

Para penerima beasiswa akan mendapatkan:  

  • Biaya pendidikan penuh selama masa studi  
  • Fasilitas asrama, makan, dan kebutuhan sehari-hari  
  • Bebas biaya laundry  
  • Uang saku bulanan  
  • Pembinaan khusus untuk pengembangan bakat dan keterampilan.

Program ini berbeda dari beasiswa yang biasanya diberikan di pesantren, BSN tidak diperuntukkan bagi anak-anak staf pesantren, seperti guru atau karyawan, karena mereka sudah mendapatkan beasiswa internal dari PMUQI.

BSN fokus pada kaderisasi santri baru yang potensial untuk mengabdi di PMUQI.  

Proses seleksi beasiswa melibatkan tahapan sosialisasi, pendaftaran, tes akademik, wawancara, serta verifikasi kondisi ekonomi. Para peserta harus mencapai nilai akademik minimal 80,00 setiap semester agar tetap menerima beasiswa.