PORTAL BOGOR, Kota Bogor – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), jurusan pendidikan kepelatihan olahraga Universitas Pakuan (Unpak) resmi membuka Program Studi (Prodi) S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga. 

Kehadiran program studi baru ini menjadi langkah strategis FKIP Unpak dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang olahraga yang terus berkembang, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis dalam bidang kepelatihan, manajemen olahraga, analisis performa atlet, hingga pengembangan industri olahraga modern.

Dekan FKIP Universitas Pakuan, Eka Suhardi,  mengatakan pembukaan program studi tersebut merupakan bentuk komitmen FKIP Unpak dalam mendukung kemajuan dunia olahraga sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

"Olahraga saat ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi telah berkembang menjadi sebuah industri yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang mumpuni. Melalui Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, kami ingin melahirkan lulusan yang mampu menjadi pelatih, pendidik, analis olahraga, maupun wirausahawan di bidang sport industry," ujar Eka Suhardi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kurikulum yang diterapkan mengacu pada pendekatan Outcome Based Education (OBE) yang memadukan teori dan praktik secara seimbang. 

Mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik kepelatihan, laboratorium olahraga, serta program magang di berbagai lembaga dan organisasi olahraga.

Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah juga diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan prestasi olahraga di Bogor melalui pemanfaatan sumber daya akademik yang dimiliki Universitas Pakuan.

"Mahasiswa tidak hanya belajar menjadi pelatih, tetapi juga memahami manajemen olahraga, sport science, hingga pengembangan olahraga berbasis masyarakat. Kami ingin lulusan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga memiliki kompetensi yang lengkap dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga daerah maupun nasional," katanya.