PORTALBOGOR.COM, JASINGA - Universitas Pakuan, SMAN 1 Jasinga, dan Grup Kesenian Bilik Jasinga meluncurkan buku bertema integrasi kearifan lokal dalam pendidikan modern, sebuah karya kolaboratif lintas sektor yang menjadikan tradisi budaya Jasinga, Kabupaten Bogor, sebagai basis pembelajaran akademik.
Buku bertajuk Integrasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan Modern ini lahir dari sinergi tiga pihak dengan peran yang saling melengkapi.
Universitas Pakuan (Unpak) berperan sebagai pusat kajian akademik untuk memastikan muatan lokal dalam modul pembelajaran teruji secara ilmiah.
SMAN 1 Jasinga tampil sebagai laboratorium pendidikan, membuka ruang eksplorasi pembelajaran berbasis budaya di tingkat menengah.
Sementara Grup Kesenian Bilik Jasinga menghadirkan inspirasi nyata melalui tradisi karinding, membuktikan bahwa seni tradisi bisa hidup di ruang kelas.
Kearifan Lokal Jasinga sebagai Basis Pembelajaran Modern
Peluncuran buku ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang mendorong integrasi nilai-nilai lokal dalam sistem pendidikan nasional.
Tim penyusun menegaskan bahwa buku ini ditujukan bagi pendidik, pelajar, dan pemerhati budaya yang peduli pada integrasi kearifan lokal dalam pendidikan modern.
Salah satu elemen khas yang diangkat adalah tradisi karinding, kesenian tradisional yang selama ini hidup ditengah masyarakat Jasinga, Kabupaten Bogor.