PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG — Proyek pembangunan Puskesmas Bunar di Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, yang telah mencapai progres 80 persen, justru disorot karena diduga mengabaikan standar keselamatan kerja.
Fakta itu mencuat setelah sejumlah pekerja terlihat bekerja tanpa mengenakan alat pelindung diri (APD) di lokasi proyek yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bogor 2025 senilai Rp7,1 miliar.
Menanggapi pelanggaran tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor (Kadinkes Kabupaten Bogor), Fusia Meidiawaty, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan dari pengawas dan pejabat pembuat komitmen (PPK) dengan melayangkan surat teguran resmi kepada penyedia jasa konstruksi.
"Kami sedang menindaklanjuti kasus tersebut dengan segera melayangkan Surat Teguran dari Pengawas dan PPK kepada penyedia konstruksi tersebut," ungkap Fusia saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (18/7/2025).
Sebelumnya, aktivitas para pekerja yang tidak menggunakan helm dan APD lainnya menjadi sorotan pengawas lapangan.
Bahkan, Muhammad Akhmad Khadafi, selaku Konsultan Pengawas, menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan teguran berulang kali dan menjatuhkan sanksi denda.
"Kita sudah sering tegur. PPK dari Dinas Kesehatan juga sudah meninjau dan mendapati hal yang sama. Denda sudah diberlakukan untuk pelanggaran APD," jelas Khadafi kepada wartawan.
Selain itu, kendala juga muncul akibat perilaku beberapa pekerja yang dinilai tidak disiplin meski perlengkapan keselamatan telah tersedia.
"Helm-nya hilang terus, tapi tetap harus dipakai, semua APD sudah disediakan, hanya memang ada pekerja yang sulit diatur," tutup Yayan melalui pesan WhatsApp.