PORTALBOGOR.COM, NANGGUNG — Setelah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat, wacana pembangunan Puskesmas Curugbitung di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, akhirnya bergerak ke arah realisasi.

Tekanan politik yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Dapil V dalam rapat Badan Anggaran bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menjadi pemantik utamanya.

Komitmen alokasi dana sebesar Rp1,3 miliar untuk pembebasan lahan akhirnya disepakati untuk dimasukkan dalam APBD 2025.

Realisasi ini dinilai sebagai bentuk koreksi atas kelalaian dan lambannya respons birokrasi terhadap kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.

“Kami anggota dewan telah sepakat dengan Dinas Kesehatan pada rapat badan anggaran. Saya menekankan dengan tegas dan keras kepada dinas,” ujar Dr. Usep Nukliri, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor pada Rabu (18/6).

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan bahwa angka Rp1,3 miliar tersebut harus segera dialokasikan, tanpa penundaan, baik melalui Pemerintah Desa maupun langsung lewat Kecamatan Nanggung.

“Angka Rp1,3 miliar tersebut harus secepatnya dialokasikan. Mekanismenya entah melalui pemerintah desa atau langsung oleh Kecamatan Nanggung, yang jelas tidak ada alasan lagi untuk tidak jalan,” tegas Usep Nukliri.

Langkah ini didukung penuh oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Al Muharom dan anggota lainnya seperti Nurodin, yang menegaskan bahwa pengawasan DPRD terhadap proses ini akan dilakukan secara menyeluruh hingga lahan benar-benar dibebaskan.

Keluhan masyarakat Curugbitung selama ini bukanlah isapan jempol. Akses terhadap fasilitas kesehatan sangat terbatas, memaksa warga untuk menempuh jarak yang jauh hanya untuk mendapat penanganan medis.