PORTALBOGOR.COM - Pada suatu pagi yang tenang, ketika saya mendengar wacana menulis ulang sejarah resmi bangsa, benak saya langsung melayang ke satu buku yang mengguncang lanskap pendidikan Amerika.
Judul buku itu “Lies My Teacher Told Me: Everything Your American History Textbook Got Wrong”, karya James W. Loewen, pertama kali terbit tahun 1995.
Saya ingin mengulasnya disini, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memperkaya diskusi. Karena sejarah, pada hakikatnya, adalah cermin bangsa.
Ketika cermin itu tidak memantulkan realitas yang sebenarnya, ketika ia dipoles terlalu mengkilap, yang tampak bukan wajah kita yang sejati, tetapi ilusi tentang apa yang kita harapkan.
James W. Loewen adalah seorang sejarawan dan sosiolog yang mengabdikan hidupnya untuk membongkar kebohongan sistemik dalam pendidikan sejarah Amerika.
Ia lahir dari rahim Amerika Selatan yang bergolak oleh segregasi rasial, dan selama bertahun-tahun mengajar di universitas kulit hitam.
Pengalamannya menyaksikan bagaimana sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah begitu berbeda dari realitas yang dialami murid-muridnya, menjadi dorongan utama lahirnya buku ini.
Dalam penelitiannya terhadap dua belas buku pelajaran sejarah paling populer di Amerika Serikat, Loewen menyimpulkan bahwa sejarah tidak lagi diajarkan sebagai refleksi kejujuran, melainkan sebagai perpanjangan dari proyek nasionalisme yang diidealkan.
Ia mendapati buku-buku tersebut lebih banyak menyajikan mitos daripada kenyataan, lebih banyak merayakan kemenangan daripada mengakui luka.