PORTALBOGOR.COM, BANDUNG — Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar webinar untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kekerasan di lingkungan pendidikan dasar yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 2 November 2025.

Kegiatan webinar bertajuk “Bahaya Bullying pada Jenjang Sekolah Dasar” ini mendapat dukungan dari SDN 033 ASMI Bandung.

Webinar tersebut digagas oleh empat mahasiswa, yakni Pariwusiana Anwar, Shyva Nurmaeshi, Farhan Gunawan, dan Nur Rizqi, sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap meningkatnya kasus perundungan di sekolah dasar.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kolaborasi antara orang tua, guru, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman serta mendukung kesehatan mental anak.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Sekolah SDN 033 ASMI, Vie Prapti, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Nur Rizqi selaku perwakilan mahasiswa penyelenggara.

Dalam sesi materi, Annisa Ardi Ayuningtyas, psikolog klinis dari Psylution.id, memaparkan berbagai bentuk bullying dan faktor penyebabnya.

“Sosok pelaku bullying dapat terbentuk ketika anak tumbuh di rumah yang tidak memberikan rasa aman atau berada di lingkungan yang menormalisasi kekerasan. Selain itu, paparan terhadap konten kekerasan, baik dari game, film, maupun media sosial juga dapat menjadi pemicu, karena anak adalah peniru ulung,” imbuhnya yang dikutip dari press release kegiatan pada Selasa (4/11).

Menurut Annisa, dampak bullying tidak hanya dirasakan oleh korban secara langsung, tetapi juga oleh individu di sekitarnya yang menyaksikan peristiwa tersebut (vicarious trauma).

Efek emosionalnya bisa mengganggu kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, hingga prestasi akademik anak.