PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG – Proyek pembangunan Puskesmas Bunar dengan anggaran lebih dari Rp7,1 miliar dari APBD 2025 ditemukan mengabaikan keselamatan pekerja yang bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD) standar di Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Rabu, 16 Juli 2025.

Pembangunan Puskesmas Bunar kini telah memasuki 80 persen progres pengerjaan, namun pelaksana proyek tidak terlihat di lokasi sejak dua hari terakhir.

Proyek revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bogor wilayah barat. 

Namun dibalik klaim pencapaian hampir rampung, kondisi di lapangan justru memperlihatkan ketidakpedulian terhadap prinsip dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). 

Sejumlah pekerja terlihat bekerja tanpa helm, tanpa pelindung, bahkan tanpa pengawasan langsung dari pihak pelaksana.

Muhammad Akhmad Khadafi selaku Konsultan Pengawas Lapangan tak menampik adanya pelanggaran tersebut. 

Konsultan Pengawas Lapangan itu pun mengakui bahwa peringatan telah diberikan berulang kali, bahkan sanksi denda pun sudah dijatuhkan kepada pihak pelaksana.

“Itu sudah sering kita tegur. PPK dari Dinas Kesehatan juga sudah datang dan melihat langsung. Bahkan kita sudah jatuhkan denda soal APD,” ujar Khadafi pada Rabu (16/7). 

Meski demikian, pelanggaran terus terjadi. Situasi ini memperlihatkan lemahnya efektivitas pengawasan di lapangan.