Oleh : Firdayanti Solihat (founder @kristal_bening.id)
PORTAL BOGOR, Ditengah maraknya kasus inses, media sosial kembali digemparkan dengan penemuan group facebook "Fantasi Sedarah" dengan anggota lebih dari 32 ribu.
Grup tersebut berisikan orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap anggota keluarga yang masih memiliki ikatan darah.
Sebelumnya deretan kasus inses sempat terungkap di beberapa wilayah. Diantaranya kasus kakak-adik di Medan, kasus ayah bunuh 7 bayi hasil berhubungan dengan anak di Banyumas, juga kasus ayah-anak di Lampung. (tempo.co 19/05/2025).
Meskipun Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bertindak cepat setelah adanya aduan dengan memblokir beberapa group facebook yang bermuatan konten inses serupa (beritasatu.com 16/05/2025), namun hal ini tidak menjamin kedepan tidak akan ada lagi group serupa.
Pada akhirnya keluarga yang seharusnya menjadi tempat bernaung dari cuaca buruk berubah menjadi badai yang siap menerjang. Hal ini menyebabkan runtuhnya bangunan keluarga yang merupakan institusi terkecil dalam bangunan sebuah negara.
Dalam Islam, keluarga adalah sebuah institusi terkecil dimana peradaban bermula. Maka Islam sangat menjaga keutuhan keluarga dari mulai ia terbentuk sampai kemudian ia membentuk.
Dari mulai pencarian laki-laki dan perempuan yang baik, sampai kemudian mereka membangun sebuah tatanan rumah tangga dengan mendidik generasi yang baik pula.
Sayangnya itu tidak bisa tercapai dalam sistem sekuler-kapitalis saat ini. Dimana kebebasan menjadi landasan perbuatan, dan agama dikesampingkan. Akhirnya hawa nafsu yang dipertuhankan. Maka inilah buah yang dihasilkan.