PORTALBOGOR.COM, TANGGAMUS — Pemerintah Kabupaten Tanggamus akhirnya memberikan perhatian serius terhadap kekosongan posisi Kepala Sekolah di SMPN 1 Cukuh Balak yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.
Respon tegas datang langsung dari Bupati Tanggamus, Saleh Asnawi, setelah isu tersebut menuai sorotan luas dari publik dan para pemerhati pendidikan.
“Terima kasih atas informasinya. Nanti saya akan konfirmasi langsung ke dinas terkait mengenai masalah ini. Saya ingin tahu mengapa kekosongan bisa terjadi selama ini,” ujar Bupati Saleh dengan nada serius pada Rabu (30/4).
Kekosongan ini dinilai bukan sekadar persoalan administratif, melainkan cerminan lemahnya sistem manajemen pendidikan di tingkat daerah.
Situasi tersebut berpotensi menghambat proses belajar mengajar, sekaligus mencerminkan buruknya tata kelola Sumber Daya Manusia di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus.
Selain kekosongan kepala sekolah, perhatian publik juga tertuju pada mutasi guru senior Yarisuni, S.Pd., ke sekolah yang berjarak jauh dari tempat tinggalnya.
Dikenal sebagai guru Matematika yang berdedikasi dan pelopor pendidikan di wilayah Cukuh Balak, Yarisuni telah mengabdi selama lebih dari 35 tahun.
Ia juga tercatat sebagai lulusan terbaik Universitas Lampung (Unila), yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan pendidikan sejak awal berdirinya SMP dan SMA di wilayah tersebut.
Keputusan mutasi terhadap Yarisuni memicu kritik dari berbagai kalangan.