PORTALBOGOR.COM, TENJO - Satu ruang kelas dan ruang perpustakaan SDN Babakan 01 di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, telah rusak parah selama enam tahun tanpa perbaikan, memaksa 350 siswa kehilangan akses terhadap dua ruang belajar yang seharusnya menjadi hak mereka.
Kondisi bangunan yang lapuk, genteng bocor, dan plafon hancur membuat ruangan-ruangan tersebut tidak lagi bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepala SDN Babakan 01, Ade Arif, menyebut ruangan itu kini hanya difungsikan sebagai gudang karena alasan keselamatan.
"Sejak saya bertugas disini pada 2022, kondisinya memang sudah rusak. Kami tidak berani menggunakannya karena khawatir ambruk," tutur Ade Arif pada Selasa (14/4/2026).
Sudah Dilaporkan Berkali-kali, Belum Ada Respons
Ade Arif, yang juga menjabat Ketua PGRI Kecamatan Tenjo, mengaku telah berulang kali melaporkan kerusakan ini melalui jalur resmi, mulai dari musrenbang desa hingga musrenbang kecamatan. Namun hingga kini, laporan itu belum menghasilkan tindak lanjut nyata.
"Kami sudah mengusulkan perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada respons. Padahal ini menyangkut keselamatan siswa," ujar Ade.
Ironisnya, kerusakan ini terjadi ditengah geliat pembangunan kawasan Podomoro Tenjo yang berdiri megah disekitar wilayah tersebut.
Gedung-gedung baru tumbuh dan hunian modern dipasarkan, sementara ruang belajar anak-anak desa disisi lain dibiarkan tanpa penanganan.
