CIAWI, KABUPATEN BOGOR - RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi meluncurkan empat aksi perubahan inovatif untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Peluncuran diresmikan langsung oleh Plt. Direktur, dr. Agus Fauzi, M.Kes. Keempat inovasi itu mencakup percepatan klaim BPJS, pengendalian tuberkulosis, sistem monitoring kehadiran pegawai, hingga pengawasan anggaran berbasis digital.

Seluruhnya dirancang untuk menjawab tantangan rumah sakit modern yang tidak hanya dituntut unggul disisi medis, tetapi juga andal dalam pengelolaan kelembagaan.

"Transformasi pelayanan kesehatan harus didukung dengan inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai aksi perubahan yang diluncurkan hari ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan serta meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh," ujar dr. Agus Fauzi, dikutip dari rilis resmi RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi pada Selasa (23/6).

Inovasi pertama adalah Akselerasi Klaim BPJS melalui Instalasi JKN. Program ini menyasar percepatan proses verifikasi dan pengajuan klaim Jaminan Kesehatan Nasional agar administrasi lebih efektif dan keuangan rumah sakit lebih stabil.


Kedua, SILIH TB yang merupakan singkatan dari Strategi Pengendalian Tuberkulosis Berbasis Integrasi Layanan dan Penguatan Kepatuhan Pasien.

Inovasi ini mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis melalui penguatan deteksi dini, pengobatan, pemantauan, dan kepatuhan pasien terhadap regimen pengobatan.

Ketiga, SIMONHADIR (Sistem Informasi Monitoring Kehadiran), yang dirancang untuk meningkatkan disiplin pegawai lewat pencatatan dan pemantauan kehadiran yang lebih cepat, akurat, transparan, dan terintegrasi.

Keempat, BMS atau Budget Monitoring System, yang berfokus pada optimalisasi pengelolaan dan pengawasan anggaran agar lebih efisien serta akuntabel dalam mendukung target kinerja organisasi.