PORTAL BOGOR, Cibinong - Melihat situasi yang berkembang akhir-akhir ini, di seluruh penjuru Nusantara Ketua DPC Peradi Cibinong Kabupaten Bogor, Oteu Herdiansyah meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar tertib menjaga kondusifitas. 

"Bahwa demontrasi adalah tindakan kolektif masyatakat sipil yang diatur kebebasannya oleh undang-undang," kata Oteu.

Namun, tambah Oteu, aksi anarkis seperti penjarahan dan perusakan fasilitas sosial dan umum dapat mencederai kebebasan menyampaikan pendapat.

"Dalam hal ini penjarahan dan pembakaran fasos fasum adalah ranah yang berbeda, jangan sampai ada penumpang gelap yang mencederai tuntutan masyarakat sipil yang ingin ada perubahan," ucapnya.

Musuh sebenarnya menurut oteu, ialah kebijakan pemerintah yang tidak pro dengan rakyat. 

"Musuh kita itu adalah kebijakan yang di buat untuk kepentingan elit semata, bukan rakyat yang harus di adu dalam hal ini," tambahnya.

Pembakaran cagar budaya, pembakaran gedung-gedung DPRD, fasos dan fasum adalah tindakan yang merugikan masyarakat.

"Kita harus saling jaga, kembalikan tujuan arah penyampaian pendapat ke jalan yang benar, sali jaga, khususnya di Kabupaten Bogor. tidak boleh ada perusakan fasos fasum karena itu adalah milik kita juga," tutupnya. (**)