PORTALBOGOR.COM NANGGUNG - Pihak sekolah SDN Cadas Leueur, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, memutuskan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) di luar ruangan menggunakan tenda terpal mulai Senin (20/07/2026).
Langkah ini diambil sebagai antisipasi karena khawatir gedung sekolah ambruk seperti yang terjadi pada SDN Nangela dan SDN Ciketug.
Kepala Sekolah SDN Cadas Leueur, Juhaeriyah, mengatakan keputusan ini diambil karena guru dan siswa merasa tidak tenang setiap hari saat berada di dalam gedung.
"Setiap hari di jam sekolah dibuat merasa gak tenang was-was, maka kami berinisiatif membuat tenda terpal untuk kegiatan belajar pada Senin besok," kata Kepala Sekolah SDN Cadas Leueur Juhaeriyah kepada wartawan, Senin (20/07/2026).
Menurutnya, KBM di tenda terpal dinilai jauh lebih aman dibanding tetap menggunakan ruang kelas yang sudah tidak layak.
Ia menegaskan, jika musibah terjadi saat jam belajar berlangsung, sulit menentukan siapa yang akan bertanggung jawab.
"Coba kalau gedung SDN Cadas Leueur kejadiannya di jam belajar, dan mengakibatkan adanya korban siapa yang akan bertanggungjawab jawab," tegas Juhaeriyah.
Ia menambahkan, sebagai kepala sekolah dirinya merasa bertanggung jawab penuh atas keselamatan seluruh warga sekolah di SDN Cadas Leueur.
"Kami sebagai kepala sekolah merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan semua yang ada di lingkungan SDN Cadas Leueur. Kami tidak mau mengambil risiko kalau seandainya Gedung SDN Cadas Leueur itu terjadi ambruk," jelasnya.