PORTALBOGOR.COM, CISARUA — PT BAP membongkar secara mandiri bangunan Kafe Edukasi dan fasilitas pemantauan penanaman pohon di kawasan Puncak, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup yang lebih luas. 

Pembongkaran dilakukan pada akhir pekan lalu sebagai tindak lanjut dari sikap tanggung jawab moral dan ekologis perusahaan yang bergerak di bidang penghijauan tersebut.

Direktur Utama PT BAP, Sandi Adam, mengatakan bahwa keputusan untuk membongkar fasilitas itu bukan semata merespons tekanan regulasi, melainkan langkah sadar dan bertanggung jawab terhadap kerusakan ekosistem yang terus terjadi di kawasan Puncak Bogor.

"Ini adalah langkah bijak demi pelestarian lingkungan hidup. Di kawasan Puncak, kita tidak hanya harus memperhatikan ekologi, tapi juga dampak sosial dan ekonomi. Kalau keduanya rusak, kawasan ini mau jadi apa?" ujar Sand pada Senin (28/7).

Menurutnya, PT BAP siap mengambil langkah lebih jauh apabila ada instruksi langsung dari pemerintah pusat, termasuk dari Menteri Lingkungan Hidup, untuk membongkar seluruh bangunan yang ada di lahan yang dikelola mereka.

"Atas nama pelestarian lingkungan dan jika ini menjadi perintah langsung dari Bapak Menteri, saya siap bongkar semua. Tapi mohon juga agar diperhatikan dampak sosial dan ekonominya bagi masyarakat sekitar," lanjutnya.

Fasilitas yang dibongkar diantaranya mushola, toilet umum, area pemilahan sampah, dan kafe edukasi yang selama ini menjadi ruang penyadartahuan bagi wisatawan soal pentingnya merawat alam.

Sandi menegaskan bahwa bangunan tersebut hanya menempati 0,22 persen dari total luas lahan 11,26 hektare yang mereka kelola bersama PTPN. 

Kerja sama ini merupakan bagian dari program konservasi yang telah menanam lebih dari 26.000 pohon sejak banjir bandang melanda kawasan tersebut pada 2021.