PORTAL BOGOR, Jasinga - Tragedi yang merenggut nyawa seorang bocah berusia 9 tahun di Kabupaten Bogor Bagian Barat turut mendapat perhatian dari Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi.

Pria yang akrab disapa Jaro Ade itu menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Ia mengaku sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa anak tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi 
cobaan berat ini.

"Duka ini adalah duka kita bersama. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujarnya Jaro Ade. Minggu, (7/6/2026).

Dengan mata berkaca-kaca saat menerima informasi mengenai kejadian tersebut, Jaro Ade menegaskan bahwa nyawa seorang anak tidak boleh hilang begitu saja tanpa adanya kejelasan hukum.

Pria yang akrab disapa Jaro Ade itu pun menegaskan bahwa terkait penyelesaian persoalan tersebut, baik melalui jalur musyawarah maupun proses hukum, sepenuhnya diserahkan kepada keluarga korban sebagai pihak yang paling merasakan kehilangan.

"Terkait musyawarah maupun proses hukum, kami menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga korban. Mereka yang paling berhak menentukan langkah yang akan ditempuh. Apa pun keputusan keluarga harus dihormati oleh semua pihak," katanya.

Menurut Jaro Ade, dalam peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang anak yang menjadi buah hati dan kebanggaan kedua orang tuanya, harus ada ruang yang terbuka bagi musyawarah maupun penegakan hukum. 

Kedua mekanisme tersebut memiliki tempat masing-masing dan harus dijalankan dengan mengedepankan rasa keadilan serta kemanusiaan.