PORTALBOGOR.COM, NANGGUNG - Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, memberikan apresiasi tinggi kepada Forum Komunikasi Kecamatan (Forkompimcam) Nanggung atas upayanya menjaga kondusifitas antara PT Antam UBPE Pongkor dan para Penambang Emas Tanpa Izin (Gurandil).
Menurutnya, sinergi ini perlu dipertahankan untuk mencegah konflik di kalangan masyarakat, khususnya para Gurandil yang mencari nafkah dari kegiatan penambangan tradisional.
"Saat ini kondusifitas di PT Antam UBPE Pongkor patut kita apresiasi. Bukan hanya soal emas yang menjadi nilai utama, tapi juga kinerja Kecamatan Nanggung yang terus menjaga ketertiban. Buat apa target PT Antam tercapai dan mendapat bonus, tetapi di Kecamatan Nanggung malah terjadi keributan," ujar Jaro Ade seusai melaksanakan tarawih keliling di Kecamatan Nanggung pada Selasa, 18 Maret 2025.
Jaro Ade menegaskan bahwa Gurandil bukanlah pemain besar dalam industri tambang. Mereka hanyalah masyarakat kecil yang berusaha mencari nafkah untuk menafkahi keluarga.
Para penambang ini, katanya, tidak sedang mengejar kemewahan, melainkan sekadar bertahan hidup dari hasil bebatuan yang mengandung emas.
"Kalau di sini, mereka hanya membawa satu karung beban dengan palu kecil. Lalu ketika melintas ada patroli, mereka tertangkap. Padahal, istrinya mungkin sedang hamil atau mau melahirkan. Bagaimana bisa keluarganya makan jika dia ditahan di Polsek atau Polres? Mereka ini hanya cari makan, bukan untuk beli barang mewah. Beda dengan pemain besar yang cari untung buat beli mobil," tuturnya dengan nada empatik.
Jaro Ade berharap kondusifitas yang telah terbangun antara PT Antam UBPE Pongkor dan para Gurandil dapat terus dipertahankan.
Wakil Bupati Bogor itu juga menekankan pentingnya komunikasi antara semua pihak—termasuk tokoh masyarakat, Muspika, Kepala Desa, dan para pemangku kepentingan lainnya—untuk menjaga stabilitas wilayah.
"Kondusifitas saat ini luar biasa. PT Antam UBPE Pongkor mampu berkomunikasi dengan baik bersama tokoh-tokoh di Kecamatan Nanggung, termasuk Muspika dan Kepala Desa. Ini adalah contoh kolaborasi yang harus dijaga dan dipertahankan demi kebaikan bersama," ungkap Jaro Ade.