PORTALBOGOR.COM, SUKAJAYA – Sebuah video parodi warga Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, viral di media sosial usai soroti kondisi jalan rusak ditengah momentum perayaan HUT RI ke-80 pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Aksi itu menggambarkan adegan penyiksaan era penjajahan Jepang diatas jalan penuh lubang dan genangan air yang merupakan akses utama milik Pemkab Bogor.
Video yang berdurasi 28 detik tersebut memperlihatkan empat pemuda yang diperankan sebagai rakyat jajahan, sementara lainnya sebagai tentara Jepang.
"Dalam video tersebut mengatakan, di Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Kiarasari ini kami nyatakan kami belum merdeka, karena melihat kondisi yang seperti ini kita merasa amat kesusahan untuk mengakses pendidikan dan usaha, bahkan amat sering sekali kecelakaan," ungkap warga dalam aksi parodi yang dikutip portalbogor.com dari laman portalsiber.id pada Selasa (26/8).
Mereka menyampaikan kritik pedas terhadap kerusakan jalan yang menyulitkan akses warga untuk pendidikan, usaha, hingga kerap memicu kecelakaan.
"Jadi kami meminta kepada Bapak Bupati Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Bapak Jaro Ade untuk segera merealisasikan pembangunan," katanya.
Aksi ini mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Bogor yakni Anggota DPRD asal Dapil V, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy yang menyebut ruas jalan Cigudeg–Kiarasari–Cisangku sepanjang 25 kilometer masih menyisakan 25 persen kerusakan meski sudah beberapa kali dianggarkan.
"Ruas jalan tersebut sejak 2019 sampai tahun ini tidak pernah absen selalu dianggarkan bahkan tahun ini dianggarkan paling besar di APBD 2025 sebesar 8 miliar," ujar Jaro Peloy.
Menurutnya, persoalan jalan rusak ini terjadi karena keterlambatan realisasi anggaran sejak beberapa tahun lalu. Sejumlah proyek bahkan sempat mangkrak.