PORTALBOGOR.COM, JASINGA - Kondisi minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) disejumlah ruas utama wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kembali memicu protes warga.

Desakan agar pemerintah melalui UPT P4 Dishub Kabupaten Bogor segera menambah fasilitas PJU makin menguat setelah kecelakaan tragis di Jalan Raya Prada Samlawi yang menewaskan dua orang dan menyebabkan satu korban luka berat.

Kepala UPT Pengelolaan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan (P4) Wilayah V Jasinga Dishub Kabupaten Bogor, Darman, akhirnya buka suara menanggapi keluhan tersebut.

Darman mengakui bahwa persoalan penerangan memang masih jauh dari memadai, terutama jika dibandingkan dengan panjang dan sebaran jalan yang ada di wilayah Rumpin.

"Terkait dengan kebutuhan di lapangan, saat ini memang belum sesuai dengan ruas jalan yang ada. Hal ini tentunya berkaitan dengan ketersediaan anggaran," ungkap Darman saat dikonfirmasi, Minggu (15/6).

Darman menegaskan bahwa pihaknya terus mengusulkan penambahan titik lampu jalan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

Kepala UPT Pengelolaan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan (P4) Wilayah V Jasinga Dishub Kabupaten Bogor itu juga menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada 447 titik lampu PJU yang terpasang di wilayah Rumpin, tersebar diseluruh desa.

"Sampai saat ini, jumlah lampu PJU yang telah terpasang sebanyak 447 titik, tersebar di seluruh desa yang berada di Kecamatan Rumpin," jelasnya.

Khusus untuk Desa Rumpin, dari data yang dirilis tahun 2024, jumlah PJU yang sudah terpasang berada di angka 68 titik.