PORTALBOGOR, Cibinong - Kasus kepala desa dipaksa untuk membeli buku paket seharga Rp 25 juta masih terus berlanjut.

Setelah desa-desa di Kecamatan Bojonggede, desa-desa lain juga mulai didrop buku-buku dengan harga yang cukup fantastis.

Kali ini, giliran sejumlah desa di wilayah Bogor Barat, salah satunya di Kecamatan Cigudeg juga mulai didrop buku paket tersebut.

"Kemarin datang buku paketnya. Sebelumnya saya bilang nggak ada, ternyata datang juga buku paketnya," kata salah satu kades di Bogor Barat yang enggan disebut namanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya program Pojok Baca Desa ini disosialisasikan terlebih dahulu kepada para kades, bukan asal drop buku ke kantor-kantor desa.

"Setahu saya tidak ada sosialisasi soal Pojok Baca Desa ini," katanya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku tidak tahu dengan adanya pengiriman paket buku seharga Rp 25 juta ke desa-desa tersebut.

Menurut Rudy Susmanto kegiatan pengiriman paket buku seharga Rp 25 juta tersebut tidak boleh dilakukan.

"Ini nggak boleh om. Saya cek dulu yah," kata Rudy Susmanto.