PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG – Dua pria terlibat cekcok yang berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam dan benda seperti pistol yang diduga dipicu sengketa lahan antara warga dan pihak perusahaan tambang di Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Jumat sore, 12 Juli 2025.
Aksi tersebut viral di media sosial setelah terekam kamera warga dan memperlihatkan dua pria terlibat duel fisik yang nyaris berujung fatal.
Peristiwa bermula saat Jaro Usup, warga setempat, didatangi beberapa karyawan dari sebuah perusahaan tambang yang disebut-sebut telah lama tidak beroperasi.
Dalam video, tampak seorang pria berbadan tegap mengenakan pakaian hitam, menodongkan senjata tajam ke arah Usup, yang kemudian membalas dan keduanya jatuh bergumul di area tumpukan limbah tertutup karung.
“Iya ditampar duluan, saya ga nampar duluan karena saya belum tau masalah awalnya dan jangan marah-marahin warga. Kenapa tidak dibicarakan baik-baik karena ini wilayah saya, dan ini tanah saya,” ujar Usup pada Jumat (12/7).
Usup mengaku, saat itu dirinya sedang mendampingi warga saat rombongan dari perusahaan mendekat sambil membawa parang dan pistol.
Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku menodongkan parang ke lehernya. Ia pun melawan dan keduanya terjatuh saat berduel.
“Setelah dia turun pegang pistol dan saya ditodong parang dileher saya, saya tangkis dan tarik kita sama-sama tersungkur ke bawah,” jelasnya.
Konflik bermula dari sengketa lahan. Usup mengklaim tanah tersebut adalah miliknya dan memiliki dokumen sah.