PORTALBOGOR.COM, CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan pembangunan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bogor wilayah Barat akan dimulai tahun 2026 mendatang yang disampaikan di Pendopo Bupati Cibinong pada Kamis, 22 Mei 2025.

Wacana pemekaran Kabupaten Bogor wilayah Barat yang telah bergulir selama tiga dekade akhirnya kini menunjukkan titik terang. Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmennya untuk menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna mempercepat proses pemekaran.

Hal ini disampaikan Rudy Susmanto dalam dialog bersama tokoh-tokoh dari Aliansi Masyarakat Bogor Barat (AMUK), pemerintah telah menetapkan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor Barat akan berlokasi di Kecamatan Cigudeg.

Persiapan dokumen dan berkas legalitas juga sedang diproses agar tuntas sebelum akhir tahun.

“Sudah diputuskan ibu kota atau pusat pemerintahannya itu di Cigudeg. Sudah ada berkasnya, dokumennya. Jangan dibikin opini yang akhirnya tidak terkendali,” ujarnya menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang pada Kamis (22/5).

Bupati Bogor juga menambahkan bahwa saat ini tinggal proses teknis seperti kesepakatan titik lokasi dan luasan lahan yang akan digunakan untuk membangun kantor-kantor pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik.

“Tinggal kita sepakati, ibu kota di Cigudeg, lalu titiknya di mana, luasannya berapa. Kami proses legalitasnya dan akan selesai akhir tahun ini,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal serius dari Pemkab Bogor untuk mewujudkan pemekaran yang selama ini hanya menjadi wacana. Terlebih, Kabupaten Bogor merupakan wilayah terpadat di Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 5,6 juta jiwa, yang tersebar di 40 kecamatan. 

Disisi lain, warga Bogor di bagian Barat melalui perwakilannya AMUK menyambut baik langkah Pemkab Bogor. Mereka menilai, langkah konkret harus segera dilakukan agar wilayah mereka tidak terus tertinggal.