PORTALBOGOR, Nanggung - Sembilan hari telah berlalu, namun sejumlah gurandil yang menjadi korban asap beracun tambang emas PT Antam Pongkor belum berhasil dievakuasi.

Tim SAR Gabungan PT Antam Pongkor belum berhasil mendeteksi keberadaan para gurandil tersebut, dikarenakan sulitnya medan dan asap yang masih tinggi kadar CO-nya.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan mengakui ada 11 Korban meninggal dunia dalam kasus asap beracun tersebut.

Kesebelas korban asap beracun tambang emas PT Antam Pongkor tersebut sudah berhasil dievakuasi dan telah dimakamkan.

"Ada korban sebelas orang dan sudah berhasil dievakuasi serta diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan," kata Irjen Pol Rudy Setiawan.

Irjen Pol Rudy Setiawan menuturkan, hingga saat ini tim SAR Gabungan masih mengalami kendala karena kadar CO masih di atas ambang yang ditoleransi.

"Kadar CO di dalam lubang masih di atas batas ambang yang ditoleransi, sehingga kita belum bisa memastikan penyebabnya," katanya

Hingga hari ini, diduga masih ada empat gurandil yang terjebak di dalam lubang emas PT Antam Pongkor dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Dari investigasi yang dilakukan tim Portal Group selama beberapa hari di lapangan, keempat gurandil yang diduga masih di dalam lubang tambang emas PT Antam Pongkor diantaranya :