PORTALBOGOR.COM, RANCABUNGUR – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Bogor pada Selasa malam, 29 Juli 2025, menyebabkan jebolnya tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Perumahan Arum Park, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur.
Akibatnya, banjir merendam puluhan rumah warga di RW 007 dan RW 005 Kampung Baru, membuat warga khawatir akan dampak lingkungan dari proyek perumahan tersebut.
Diketahui banjir terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat hujan mencapai intensitas tertingginya.
Tembok jebol mengakibatkan aliran anak Kali Cideupit meluap dan merendam permukiman warga.
Penanggung jawab proyek menyebut struktur yang runtuh berupa pagar dan turap setinggi lima meter.
“Kemarin malam memang hujan cukup deras, berbeda dari biasanya. Air langsung menghantam bagian turap hingga menyebabkan longsor,” ujar Nandang, Penanggung Jawab Proyek Perumahan Arum Park, Rabu (30/7/2025).
Pihak pengembang mengklaim telah membersihkan puing longsor dan mulai memperbaiki rumah warga terdampak.
Mereka juga menjanjikan normalisasi saluran air melalui program CSR. Namun, muncul kritik dari warga terkait dokumen lingkungan proyek.
David Khiyarannahari, tokoh pemuda setempat, mempertanyakan transparansi dokumen Amdal dan site plan proyek yang tidak pernah dipublikasikan ke masyarakat.