PORTALBOGOR.COM, CARINGIN — Puluhan orang dari berbagai daerah menjadi korban dugaan penipuan rekrutmen kerja di bandara yang dilakukan seorang pria bernama Rudi Safari, warga Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Pelaku diduga menggunakan nama PT Lingkung Gunung Sejahtera dan Elji Aero Services untuk melancarkan aksinya, dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan investigasi sementara, sedikitnya 43 orang telah menjadi korban dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Modus yang digunakan yakni menjanjikan korban untuk bekerja di bidang jasa bandara, khususnya Ground Handling dan Passenger Service Assistance (PSA) di Bandara Soekarno-Hatta serta Bandara Raden Intan Lampung.
Kasus ini bermula pada Februari 2025 ketika Owner PT Lingkung Gunung, Irfan Fauzi, dikenalkan oleh Tedy, General Manager Santa Monica Resort, kepada Rudi Safari. Rudi mengaku sebagai ahli di bidang jasa penerbangan, namun usahanya terkendala perizinan.
Ia kemudian menawarkan kerja sama pengembangan usaha Lingkung Gunung ke sektor penerbangan melalui Elji Aero Services.
“Dia mengaku ahli di bidang ground handling dan PSA di Bandara Soekarno-Hatta, tetapi mengeluh usahanya terkendala perizinan,” ujar Irfan Fauzi kepada portalbogor.com, Senin (22/9).
Pada 4 Juni 2025, Irfan mengaku telah mentransfer dana sebesar Rp94 juta kepada Rudi Safari untuk pengurusan izin komersial. Namun hingga 22 September 2025, izin tersebut tak kunjung terbit.
Situasi makin memanas ketika staf PT Lingkung Gunung menerima banyak laporan dari pihak lain yang juga mengaku menjadi korban Rudi Safari.