PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG – Sungai Cikalong yang mengalir di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, diduga tercemar limbah pabrik milik PT Perkebunan Nusantara IV dan PT Perkebunan Nusantara I.

Dugaan pencemaran ini memicu keresahan warga karena air sungai yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari kini berubah warna, berbau menyengat, dan menimbulkan gatal-gatal.

Salah seorang warga Kampung Toge Bujang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa air Sungai Cikalong seringkali tampak hitam pekat dan berbau tak sedap. 

Kondisi ini menurutnya sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas warga.

“Iya sungai ini sering tercemar dengan warna yang hitam pekat dan bau bahkan gatal-gatal. Saya selaku masyarakat disini merasa resah,” ungkap warga tersebut kepada media pada Senin (21/4/2025).

Diketahui bahwa mayoritas warga Desa Mekarjaya memanfaatkan air dari sungai tersebut untuk mencuci pakaian dan alat rumah tangga karena belum memiliki akses air bersih memadai, seperti sumur.

“Ini karena di atas sungai disana ada salah satu perusahaan PTPN, yang membuang limbah,” tambahnya.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya respon dari pihak perusahaan. Saat dikonfirmasi secara terpisah, Humas PTPN IV dan PTPN I Cikasungka, Iwan, mengaku belum mendapatkan laporan atau aduan dari masyarakat sekitar terkait dugaan pencemaran tersebut.

“Saya belum terima adanya aduan keluhan dari warga masyarakat setempat, yang mengeluhkan air limbah yang mencemari lingkungan air di Sungai Cikalong,” ujar Iwan singkat.