PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG - Kolam instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik PTPN IV PKS Cikasungka di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, mengalami kebocoran pada Kamis, 16 April 2026, menyebabkan limbah mengalir ke Sungai Cidurian dan menurunkan kualitas air di desa-desa sekitar aliran sungai.
Kejadian ini memicu keresahan warga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada sungai tersebut.
Kualitas air Sungai Cidurian dilaporkan menurun akibat aliran limbah dari kolam IPAL yang bocor.
Sejumlah desa di sepanjang aliran sungai ikut terdampak, meski data resmi mengenai jumlah desa dan tingkat pencemaran secara spesifik belum dirilis oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.
Musyawarah Hasilkan Berita Acara Resmi
Sebagai respons atas insiden ini, manajemen PKS Cikasungka menggelar musyawarah bersama Muspika Kecamatan Cigudeg, tokoh masyarakat, aktivis lingkungan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Musyawarah Penanganan Kebocoran Kolam IPAL PKS Cikasungka Nomor: IPCI/BA/64/IV/2026.
Berita acara itu memuat sembilan poin kesepakatan, antara lain:
- Optimalisasi sistem dan konstruksi IPAL agar lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.
- Pembangunan IPAL permanen sesuai standar teknis.
- Peningkatan komunikasi dan koordinasi dengan Muspika setempat.
- Kompensasi bagi masyarakat terdampak melalui program CSR.
- Kepatuhan terhadap prinsip pengelolaan limbah berkelanjutan.
- Pengawasan IPAL 24 jam untuk memastikan keamanan kolam.
- Investigasi kebutuhan masyarakat terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan.
- Percepatan perbaikan IPAL dengan target mulai 1 Mei 2026 sudah mulai dilaksanakan.
- Transparansi proses perbaikan melalui laporan berkala kepada masyarakat.