PORTALBOGOR.COM, KOTA BOGOR – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pohon-pohon rawan tumbang yang tersebar diberbagai titik kota.
Desakan ini muncul setelah meningkatnya insiden pohon tumbang akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang dalam beberapa pekan terakhir, yang mengancam keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.
Salah satu insiden terbaru terjadi di kawasan Sukasari, dimana sebuah pohon besar roboh dan menimpa angkutan kota, menyebabkan kendaraan tersebut rusak parah.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pohon tumbang yang sering terjadi di Kota Bogor setiap musim penghujan.
Wakil Ketua Bidang Kebencanaan KNPI Kota Bogor, Ridwan Adi Nugraha, menegaskan pentingnya langkah antisipatif sebelum jatuh korban jiwa.
“Pemerintah perlu segera memetakan ulang pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Banyak pohon sudah tua dan rapuh, sehingga harus ada pendataan ulang melalui pembaruan KTP pohon sebagai sistem peringatan dini,” ujar Ridwan kepada wartawan pada Senin (4/11/2025).
Ridwan Adi Nugraha juga menyoroti lemahnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar mereka.
Menurutnya, edukasi publik perlu diperkuat agar warga memahami risiko yang muncul saat beraktivitas di sekitar pohon berisiko tinggi.
“Sosialisasi harus diperkuat, terutama di daerah yang sering terjadi pohon tumbang. Warga perlu diingatkan agar tidak memarkir kendaraan atau beraktivitas dibawah pohon berisiko tinggi,” tambahnya.