PORTALBOGOR.COM, TANAH SEREAL - Seorang perempuan paruh baya berinisal SL (59), tewas di tangan keponakannya sendiri, RFR (28) setelah terlibat cekcok soal pekerjaan rumah tangga yang terjadi di Kelurahan Kedungwaringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, mengungkapkan kronologi kejadian saat konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota pada Senin, 7 April 2025.
Awalnya, korban meminta tersangka untuk mencuci piring. Namun, permintaan itu berujung pada pertengkaran kecil, dimana korban diduga menyiramkan air ke wajah tersangka.
Merasa tersinggung, tersangka membalas dengan melempar spons cuci piring ke arah korban.
“Dari situ, emosi tersangka memuncak. Dia kemudian melakukan pemukulan brutal ke wajah korban hingga korban mengalami luka serius dan meninggal dunia,” jelas Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota pada Senin (7/4).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban mengalami luka parah dibagian wajah. Ada luka robek cukup besar di pelipis kanan, serta memar di dagu dan mata.
Meski tersangka mengaku tidak menggunakan alat apapun dalam aksi kejinya, polisi tetap akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Menurut pengakuan tersangka, ia sering merasa kesal karena kerap dilarang keluar rumah pada larut malam oleh korban. Ketidakpuasan ini akhirnya memicu ledakan emosi yang berujung pada tindakan brutal tersebut.
Polisi berhasil menangkap tersangka hanya satu jam setelah kejadian, tepatnya pada pukul 16.00 WIB di lokasi kejadian.