PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG - Jembatan di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, putus setelah besi penopangnya yang sudah rapuh akhirnya patah, memutus akses vital ratusan kepala keluarga dan memaksa anak-anak sekolah menyeberang sungai dengan pakaian basah.

Kondisi jembatan yang menjadi satu-satunya penghubung utama warga Desa Cintamanik dengan akses ke sekolah, rumah sakit, dan pasar ini sudah lama dikeluhkan warga.

Kini, setelah benar-benar tidak bisa digunakan, keresahan semakin meluas ditengah masyarakat setempat.

Polisi dan BPBD Tinjau Lokasi, Sediakan Jalur Darurat

Merespons situasi darurat ini, Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin bersama Wakapolsek Cigudeg AKP Suyadi serta tim BPBD Kabupaten Bogor turun langsung meninjau lokasi jembatan yang putus.

Mereka memberikan imbauan keselamatan kepada warga sekaligus berupaya menyediakan jalur darurat menggunakan batang kayu kelapa milik warga sebagai lintasan sementara.

"Kami ingin memastikan keselamatan warga tetap terjaga. Jembatan ini memang sudah rapuh bertahun-tahun, dan sekarang kondisinya benar-benar darurat," ujar AKP Budi Sehabudin pada Jumat (17/4/2026).

Meski jalur darurat telah disediakan, warga menilai solusi sementara itu belum memadai untuk memenuhi kebutuhan mobilitas ratusan kepala keluarga yang bergantung pada akses tersebut setiap harinya.

Kepala Desa: Sudah Berulang Kali Usul ke Kecamatan, Belum Ada Realisasi