PORTALBOGOR.COM, DRAMAGA – Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade turun langsung ke lokasi pembangunan jembatan sementara yang menghubungkan Desa Cihideung dan Desa Petir pada Jumat, 18 April 2025.
Akses pendidikan dan ekonomi warga di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor itu akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Pembangunan jembatan rawayan ini menjadi solusi darurat untuk mengatasi kesulitan mobilitas anak-anak sekolah dan warga yang selama ini bergantung pada jembatan bambu buatan warga.
Infrastruktur darurat ini akan membuka konektivitas Kampung Sempur, RT 01/RW 04, dengan wilayah lain yang menjadi sentra pendidikan dan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini meninjau langsung ke lokasi dan saya bisa sekalian melaksanakan salat Jumat di Desa Cihideung Udik dan bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat,” ungkap Jaro Ade yang dikutip portalbogor.com dari laman resmi bogorkab.go.id pada Senin (21/04).
Jaro Ade mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan respons atas video call dari warga yang memperlihatkan bagaimana pelajar SD Petir 4 dan siswa SMP harus menyeberangi jembatan darurat setiap hari, dengan risiko keselamatan yang tinggi, terutama saat hujan deras atau banjir melanda.
Meski masyarakat telah berinisiatif membangun jembatan sementara dari bambu, Jaro Ade menyebut upaya tersebut hanya bersifat sementara dan belum menjamin keamanan serta keberlanjutan akses.
“Saya melihat langsung semangat warga, bahkan ada tokoh masyarakat yang dengan ikhlas menghibahkan lahannya untuk akses jalan. Ini luar biasa dan patut diapresiasi. Insya Allah, setelah saya tinjau langsung bersama Camat, Koramil, Polsek, dan tokoh masyarakat, kami akan segera menindaklanjuti,” jelasnya.
Pemkab Bogor berencana membangun jembatan rawayan sebagai tahap awal, yang nantinya akan ditingkatkan menjadi jembatan permanen yang mampu dilintasi kendaraan roda empat.