PORTAL BOGOR, Leuwiliang - Sebanyak 503 santri akhir kelas niha’i Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PM UQI) resmi dilepas dalam gelaran Haflah Takhrij Angkatan ke-26 bertajuk Jiilul Ulama yang dilaksanakan pada Ahad (18/5/2025) di Basement Masjid Jami’ PM UQI, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Acara ini menjadi momen sakral penyerahan kembali amanah pendidikan dari pihak Pesantren kepada para orang tua setelah para santri menjalani proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan Pesantren.
“Pendidikan pesantren yang selama ini kalian terima haruslah kalian praktekkan, karena label santri adalah stempel seumur hidup kalian. Jadilah sun yang menerangi masyarakat dan tree yang mengayomi,” kata KH. Saiful Falah selaku Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, dalam nasihatnya.
Angkatan ke-26 ini berhasil mencetak 13 santri berpredikat mumtaz, yaitu adalah mereka yang memiliki rata-rata nilai di atas 90, serta 32 lulusan sudah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui berbagai jalur seleksi.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pendidikan Faried F. Saenong dalam orasinya menyampaikan beberapa nasihat kepada para santri yang akan lulus.
“Santri adalah aset masa depan. Kunci keberkahan hidup adalah mengabdi kepada Kiai. Saya sendiri merasakan kemudahan hidup bermula saat menjadi asisten kiai,” ucap Faried F. Saenong dalam sambutannya, yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pendidikan.
Sebagai informasi, peraih predikat lulusan terbaik angkatan ke 26 ini jatuh kepada Siti Nuraidah dari kelas 6 IPA 1 dengan rata-rata nilai 94,08 dan berhak membawa hadiah dana pendidikan sebesar Rp 25.000.000. (**)