PORTALBOGOR.COM, PAMIJAHAN – Pengakuan mengejutkan datang dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, yang juga dikenal sebagai Ketua Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor.
Dalam sebuah podcast bersama Bogor Update baru-baru ini, politikus daerah pemilihan (Dapil) IV itu mengungkapkan bahwa sebagian besar waktunya tersita untuk mengurus organisasi sosial tersebut. Pernyataan terbuka dari Heri Gunawan ini sontak memicu sorotan tajam publik.
Sebagai wakil rakyat, tanggung jawab utama anggota DPRD adalah mengawasi kebijakan eksekutif, mengawal anggaran, dan memastikan kebijakan daerah berpihak pada masyarakat.
Namun, pengakuan bahwa waktu lebih banyak tersita untuk urusan Karang Taruna dinilai sebagai bentuk kelalaian terhadap mandat politik yang diemban.
"Waktu saya hampir sebagian habis di Karang Taruna," ujar Heri Gunawan yang dikutip dari laman youtube.com/@bogorupdate pada Senin (13/10).
Rangkap jabatan antara posisi strategis di lembaga sosial dan jabatan legislatif dianggap membuka ruang konflik kepentingan, terutama jika organisasi yang dipimpinnya juga menerima dana hibah dari APBD Kabupaten Bogor.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa fungsi pengawasan DPRD bisa terdistorsi oleh kepentingan di luar lembaga.
“Seharusnya, prioritas utama wakil rakyat adalah di parlemen. Menyuarakan aspirasi, mengawasi kinerja pemerintahan, dan memastikan uang rakyat digunakan dengan benar. Jika waktu habis di organisasi lain, lantas siapa yang mengurus rakyat di dapil IV?” ujar Ihsan Subada, aktivis BEM UMBARA pada Senin (13/10).
Publik kini menuntut transparansi kinerja Heri Gunawan di lembaga legislatif, termasuk penjelasan konkret mengenai bagaimana ia membagi waktu antara tanggung jawab politik dan aktivitas sosialnya di Karang Taruna.