PORTALBOGOR.COM, JASINGA - FKBP Bogor Barat mempertanyakan lambatnya distribusi bantuan bagi korban banjir bandang di Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Diketahui bahwa 37 dari 45 kepala keluarga (KK) terdampak belum menerima paket sembako hingga Rabu (22/4/2026), empat hari setelah bencana terjadi pada Sabtu (18/4/2026).

Koordinator Wilayah FKBP Bogor Barat, Elel, menyebut kondisi ini mencerminkan lemahnya kesiapan anggaran dan respons Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan bencana.

"Bantuan sembako atau logistik seharusnya diberikan merata. Semua warga terdampak adalah korban, ga ada si kaya ga ada si miskin dan ga ada kata rumah rusak berat ataupun rusak ringan semua sama jadi tidak tepat jika hanya mengandalkan sistem prioritas," kata Elel, Koordinator Wilayah FKBP Bogor Barat kepada awak media pada Kamis (23/4/2026).

FKBP Bogor Barat: Semua Korban Banjir Jasinga Harus Diperlakukan Sama

Elel menegaskan, dalam situasi bencana tidak seharusnya ada perbedaan perlakuan antara korban dengan kerusakan rumah berat maupun ringan.

Ia juga membandingkan respons Pemkab Bogor dengan langkah PT ANTAM UBPE Pongkor yang dinilai lebih sigap menyalurkan bantuan tanpa pemilahan penerima.

"Perusahaan seperti ANTAM Pongkor saja bisa bergerak cepat dan menyalurkan bantuan secara merata tanpa harus memilah. Seharusnya pemerintah daerah juga bisa lebih sigap," tambahnya.

Elel bahkan melontarkan pertanyaan kritis kepada pemerintah daerah.