PORTAL BOGOR, Leuwisadeng - Program Dosen Pulang Kampung yang digagas IPB University kembali digelar sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pelatihan Penerapan Teknik Denitrifikasi Finebubble pada Hidroponik dan Kolam Ikan” dan dilaksanakan di Desa Cendikia ICMI, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/9).

Acara ini menghadirkan Prof. Aris Purwanto, Dosen Fakultas Teknologi Pertanian IPB University, sebagai pemateri utama.

Dalam paparannya, ia menjelaskan tentang teknologi Finebubble (gelembung halus) yang mampu meningkatkan kualitas budidaya hidroponik maupun kolam ikan. Teknologi ini terbukti efektif membantu proses denitrifikasi, menurunkan kadar nitrogen, serta meningkatkan oksigen terlarut, sehingga tanaman dan ikan dapat tumbuh lebih optimal.

Selain itu, Dr. Warcito, Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University sekaligus Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, juga memberikan materi motivasi kewirausahaan. 

Ia mendorong para anggota kelompok tani untuk berani berinovasi, memanfaatkan teknologi tepat guna, dan mengembangkan usaha tani secara lebih produktif serta berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari anggota kelompok tani, pengurus RW, dan DKM Masjid ICMI Desa Sadeng Kolot. Hadir pula para dosen IPB University lintas program studi, di antaranya Uding Sastrawan, (Dosen Prodi Manajemen Agribisnis), Muhammad Iqbal Nurulhaq (Dosen Prodi Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian Sekolah Vokasi IPB), serta M. Syaefudin, (Dosen Departemen Manajemen FEM IPB).

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Pelatihan dimulai dengan pre-test terkait pengetahuan dasar tentang hidroponik, peran nitrogen dan oksigen pada kolam ikan, serta teknologi Finebubble. Selanjutnya, dilakukan praktik instalasi teknologi Finebubble pada kolam ikan percobaan.

Peserta bersama narasumber melakukan pengukuran kadar oksigen sebelum dan sesudah pemasangan alat, yang menunjukkan hasil signifikan.