PORTAL BOGOR, Cibinong - Dalam rangka memperkuat arah gerak kelembagaan dan membangun fondasi organisasi yang progresif, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Juanda menyelenggarakan kegiatan upgrading Kepengurusan dengan tajuk “Rekonstruksi Sistematik Kepengurusan BEM FH Upaya Mewujudkan Organisasi Visioner dan Berdampak Strategis".
Kegiatan ini menghadirkan Munjin Sulaeman sebagai narasumber utama yang menjelaskan tentang pentingnya penguatan basis ideologis, struktur organisasi yang efisien, serta orientasi gerakan mahasiswa yang tidak berhenti pada simbolisme.
“Organisasi mahasiswa hukum tak cukup hanya paham hukum ia harus menjadi subjek transformasi sosial. Di tengah krisis integritas lembaga dan banalitas gerakan mahasiswa, BEM harus menjadi pelopor pembaruan visi dan sistem,” tegas Munjin Sulaeman di hadapan seluruh peserta.
Dalam sesi upgrading, peserta diajak menyelami:
• Sejarah pergerakan mahasiswa dan peran pemuda dalam perubahan hukum dan sosial
• Kritik terhadap stagnasi organisasi mahasiswa di lingkungan kampus hukum
• Pembentukan pola pikir institusional dari reaktif menuju strategis
• Pemetaan strategi advokasi dan pengorganisasian berbasis data dan analisis kekuasaan
Sementara itu, Ketua BEM FH Universitas Djuanda Adnan Fawaz menyampaikan, materi upgrading tersebut dikembangkan secara sistematis dengan pendekatan reflektif dan analitis.