PORTALBOGOR.COM, JASINGA - Sekretaris Desa Jugalajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Nana, membantah keras isu dugaan pemotongan anggaran Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Jasinga yang beredar di masyarakat, memastikan seluruh dana cair utuh ke kelompok petani.
Isu yang beredar menyebut anggaran P3-TGAI untuk tiga kelompok Perkumpulan Petani di Desa Jugalajaya, yakni Tani Sipugur, Tani Cikadagang, dan Tani Sawah Lega, diduga dipotong oleh oknum yang mengaku sebagai perantara dari pihak aspirasi Marlin Maisyarah, anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Gerindra Dapil Jawa Barat V Kabupaten Bogor.
Masing-masing kelompok menerima pagu anggaran Rp195 juta yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Kementerian PU pusat.
Program ini bertujuan memperbaiki jaringan irigasi tersier untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Nana, saat dikonfirmasi wartawan Sabtu (11/7/2026), menegaskan tidak ada pemotongan anggaran di Desa Jugalajaya.
"Saya tegaskan dengan tegas, di Kecamatan Jasinga ini, khususnya di Desa Jugalajaya, tidak ada pemotongan anggaran sama sekali. Isu bahwa dana dipotong puluhan juta rupiah itu tidak benar dan kami bantah keras," ujarnya pada Sabtu (11/7)
Ia menambahkan, seluruh dana yang telah dicairkan diserahkan sepenuhnya kepada pengurus P3A-TGAI tanpa dikurangi sepeser pun untuk dikelola sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah disahkan.
"Kami tidak pernah membuat kesepakatan apa pun terkait pemotongan dana. Seluruh proses berjalan sesuai aturan Kementerian PU pusat dan prinsip transparansi. Dana negara harus diterima utuh oleh petani untuk perbaikan irigasi," tegasnya.
Pelaksanaan program P3-TGAI Jasinga saat ini berlangsung secara swakelola oleh kelompok tani, dengan tujuan memperbaiki jaringan irigasi tersier guna meningkatkan produktivitas pertanian warga.