PORTAL BOGOR, Cibinong - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor dan RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong secara resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dalam bidang Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara NPCI dan RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong dilakukan pada saat kegiatan Kolaborun 2026 yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (15/2/2026).
Perjanjian Kerjasama antara RSUD Bakti Pajajaran dan NPCI Kabupaten Bogor ini berkaitan tentang Pelayanan Kesehatan Atlet Disabilitas dan Pendampingan Atlet Disabilitas dan langsung dilakukan oleh Direktur RSUD Bakti Pajajaran, Yukie Meistisia A Satoto dan Ketua NPCI Kabupaten Bogor M Misbah.
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbah mengatakan, Kerjasama yang dilakukan NPCI dan RSUD Bakti Pajajaran ini agar tercipta kerjasama dalam bidang pelayanan kesehatan antara Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong dan National Paralympic Committee Indonesia Kabupaten Bogor;
"Sedangkan tujuan perjanjian kerja sama ini adalah pemberian Pelayanan Kesehatan bagi para atlet yang ada di NPCI Kabupaten Bogor," ujar M Misbah, Minggu (15/2/2026)
Ada beberapa poin penting dan sangat positif dalam PKS yang dilakukan antara RSUD Bakti Pajajaran dan NPCI Kabupaten Bogor.
Misbah mengatakan, RSUD Bakti Pajajaran juga akan memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi atlet disabilitas dan pendamping disabilitas yang ada di NPCI Kabupaten Bogor.
Menurutnya, RSUD Bakti Pajajaran juga memfasilitasi layanan rehabilitasi medik dan fisioterapi atlet disabilitas NPCI Kabupaten Bogor.
"RSUD Bakti Pajajaran juga memberikan edukasi pencegahan cedera, psikologi atlet dan peningkatan kesehatan (nutrisi, kebugaran) kepada para atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor," tegasnya.
Dalam PKS antara NPCI dan RSUD Bakti Pajajaran ditegaskan RSUD milik Pemkab Bogor ini akan menyediakan tenaga medis dalam kegiatan pelatihan dan kompetisi NPCI baik dalam daerah dan luar daerah Kabupaten Bogor dengan ketentuan Non ASN (1 dokter umum, 2-3 tenaga fisioterapi).