PORTALBOGOR.COM, BANDUNG – Ajat Rochmat Jatnika selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor turut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto yang digelar di Menara Bank BJB, Bandung pada Rabu, 16 April 2025.
Penurunan laba bersih PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) dalam laporan tahun buku 2024 menjadi sorotan tajam dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tersebut.
Ajat Rochmat Jatnika juga turut menyoroti langsung dampak penurunan laba terhadap dividen yang diterima daerah.
“Penurunan laba tentu mempengaruhi jumlah dividen yang diterima daerah. Kabupaten Bogor sebagai pemegang 2 persen saham, sebelumnya bisa memperoleh sekitar Rp20 miliar dari total dividen Rp1 triliun. Dengan penurunan laba, angka ini tentu menurun,” jelas Ajat pada Rabu (16/4).
Dalam forum tersebut, terungkap bahwa laba bersih Bank BJB turun dari Rp1,7 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp1,3 triliun di tahun 2024.
Akibatnya, pembagian dividen ke pemegang saham daerah pun ikut menyusut. Kabupaten Bogor yang memiliki 2 persen saham, sebelumnya memperoleh sekitar Rp20 miliar dari dividen.
Namun kini, dengan laba lebih kecil, angka itu jelas mengalami penurunan.
“Penurunan laba tentu mempengaruhi jumlah dividen yang diterima daerah. Kabupaten Bogor sebagai pemegang 2 persen saham, sebelumnya bisa memperoleh sekitar Rp20 miliar dari total dividen Rp1 triliun. Dengan penurunan laba, angka ini tentu menurun,” jelas Ajat pada Rabu (16/4).
Dari total laba bersih, sebanyak 65,5 persen tetap dibagikan sebagai dividen, sedangkan 34,5 persen lainnya dialokasikan untuk saldo laba perusahaan.