PORTALBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Sekitar 700 buruh dan pekerja Katolik dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Serang, dan Cilegon memperingati Hari Buruh Internasional atau Mayday di pelataran Gereja Maria Bunda Segala Bangsa (GMBSB) Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Kamis, 1 Mei 2025.
Acara ini digelar oleh Paguyuban dan Pekerja Katolik se-Kabupaten Bogor bersama Biro Buruh Keuskupan Supragan Bogor.
Kegiatan berlangsung dengan semangat solidaritas dan kepedulian sosial, diawali dengan misa dan dilanjutkan dengan diskusi publik bertajuk "Buruh Mager Hidup Klenger".
Tema ini menjadi kritik reflektif terhadap stagnasi ekonomi dan tekanan hidup yang kian berat dialami pekerja.
Anggota DPR RI dari Komisi V, Adian Napitupulu, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan seruan penting bagi kaum buruh agar bersiap menghadapi dinamika perekonomian nasional yang kian tidak stabil.
“Kita harus siap menghadapi situasi perekonomian bangsa, karena ini yang kurang baik dari masa sebelumnya,” kata Adian Napitupulu pada Kamis (1/5).
Adian Napitupulu juga menyinggung pesan Kardinal Indonesia yang menyerukan pembentukan dapur umum sebagai bentuk solidaritas.

Menurutnya, ajakan itu memiliki makna sosial yang luas, terlebih ditengah krisis ekonomi yang memperlebar ketimpangan sosial.
Diskusi juga menghadirkan Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, yang menyoroti pentingnya kebijakan subsidi harga sebagai solusi jangka pendek membantu kelompok masyarakat rentan.