PORTALBOGOR.COM, CIBINONG — Bupati Bogor resmi melepas 435 jamaah haji kloter pertama ke Tanah Suci dan menjadi penanda awal rangkaian ibadah haji tahun ini dari wilayah Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Gedung Tegar Beriman, Cibinong pada Kamis, 1 Mei 2025.

Keberangkatan kloter perdana ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menguji kesiapan pemerintah daerah dalam melayani jamaah secara menyeluruh, terutama para lanjut usia yang jumlahnya cukup banyak.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, yang hadir mewakili Bupati Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya bimbingan maksimal bagi jamaah, terlebih kepada para lansia.

Hal ini disampaikan sebagai bagian dari pesan langsung Bupati Bogor kepada para petugas haji dan pemangku kepentingan terkait.

“Khususnya, bimbing calon jamaah haji yang lansia, selanjutnya meminta jamaah haji Kabupaten Bogor agar bisa saling membantu sesama jamaah yang membutuhkan pertolongan,” kata Jaro Ade pada Kamis (1/5).

Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan harapan Bupati Bogor agar seluruh jamaah tak hanya fokus menjalankan ibadah, tetapi juga mendoakan kebaikan untuk Kabupaten Bogor serta pemimpinnya.

“Semoga yang ditugaskan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melayani jamaah haji selama beribadah di tanah suci, pertama diberikan kesehatan sehingga bisa melayani seluruh jamaah haji,” ujar Jaro.

Keberangkatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, mulai dari Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kepala Kantor Kemenag, Ketua Baznas, hingga Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU).

Dukungan lintas institusi ini menjadi sinyal bahwa pelaksanaan ibadah haji dari Kabupaten Bogor tahun ini dikelola dengan pendekatan kolaboratif.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani, menjelaskan bahwa para jamaah tergabung dalam kloter JKS 02, yang merupakan kelompok utuh asal Kabupaten Bogor. Rinciannya, 233 jamaah laki-laki dan 202 perempuan.

“Jamaah akan diterima di embarkasi Bekasi pukul 12.30 WIB, pesawat yang memberangkatkan ke tanah suci akan take off pada hari Jumat pukul 11.30 WIB,” jelas Syukri.

Syukri Ahmad Fanani juga menambahkan bahwa para jamaah akan tinggal di Mekkah selama 22 hari, kemudian melanjutkan rangkaian ibadah di Arafah, Mina, Muzdalifah, dan Madinah.

Selama masa ibadah, jamaah akan mendapatkan total 128 kali konsumsi.

Mereka dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 12 Juni 2025, dan diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 22.00 WIB.

Pemberangkatan yang dikawal langsung oleh jajaran pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran serta keselamatan jamaah dari berangkat hingga kembali.***