HokBen Resmi Hadir di Gunung Batu Bogor, Dukung Lingkungan dan Serap Tenaga Kerja Lokal

HokBen Resmi Hadir di Gunung Batu Bogor, Dukung Lingkungan dan Serap Tenaga Kerja Lokal
Peresmian gerai HokBen Gunung Batu pada Jumat, 14 Juni 2024 (Weweng).

PORTALBOGOR.COM, GUNUNG BATU - Gerai makanan bergaya khas Jepang, HokBen, kini hadir di Jalan RE Abdullah, Simpang Gunung Batu Bogor, Bogor Barat, Kota Bogor. Gerai HokBen ini merupakan cabang ke-7 di Kota Bogor dan cabang ke-389 di Indonesia.

Regional Manager PT. Eka Bogainti (HokBen), Albertus Baskara Wasista, menyatakan bahwa sejak Jumat, 14 Juni 2024, HokBen secara resmi melayani warga Kota Bogor dan sekitarnya, khususnya kawasan Gunung Batu, Ciomas, dan wilayah Bogor Barat.

“Berdasarkan hasil riset kami, pasar di kawasan Gunung Batu cukup baik. Gerai ini menjadi cabang ke-7 di Kota Bogor dan cabang ke-389 di Indonesia,” ujar Baskara kepada awak media setelah menggunting pita bersama jajaran muspika setempat pada Jumat (14/06/2024).

Menurut Baskara, pembukaan outlet di Kota Bogor adalah respon atas banyaknya permintaan dari pelanggan.

“Lokasi gerai dipilih di Jalan RE Abdullah yang merupakan salah satu jalan utama Kota Bogor,” tambahnya.

Baskara juga menambahkan bahwa HokBen Gunung Batu Bogor memiliki kapasitas 74 bangku dengan ruangan yang nyaman, rapi, dan bersih serta dilengkapi dengan fasilitas mushola untuk kenyamanan pelanggan.

“Jam operasional dimulai dari pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB dengan menawarkan berbagai layanan seperti: dine-in, take-away, Paket Birthday, dan delivery melalui Call Center HokBen di 1-500-505. Pemesanan juga bisa dilakukan melalui HokBen Apps yang dapat diunduh dari Google Playstore atau Apple Store. Selain itu, HokBen juga tersedia di aplikasi transportasi online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood,” ujarnya.

Pada grand opening, HokBen Gunung Batu Bogor memberikan berbagai promo menarik. Dari tanggal 14 Juni hingga 11 September 2024, setiap pembelian 2 Paket ABCD seharga Rp112.000 mendapat gratis Teh Botol Sosro. Dari tanggal 14 Juni hingga 27 Juni 2024, setiap pembelian 2 Paket Simple Set Teriyaki mendapatkan Hoka Hemat 2 dengan harga Rp83.000 dari harga normal Rp110.500. 

“Dari tanggal 14 Juni hingga 27 Juni 2024, setiap pembelian minimal Rp120.000 mendapat Tebus Murah Payung seharga Rp20.000. Dari tanggal 14 Juni hingga 12 Agustus 2024, setiap pembelian minimal Rp110.000 berkesempatan mendapat Lucky Dip,” jelas Baskara.

Selain itu, HokBen juga mengedepankan teknologi limbah ramah lingkungan. HokBen berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengolah sampah. Di antaranya, HokBen bekerja sama dengan Rebricks untuk mengolah sampah plastik mika bekas HokBen menjadi bahan bangunan roster yang kemudian digunakan kembali di beberapa gerai HokBen di Indonesia.

“Saat ini, sudah ada 45 gerai HokBen yang menggunakan eco-roster dan HokBen sudah mengolah 20.380 plastik mika atau sekitar 300 kilogram sampah plastik mika. HokBen juga berkolaborasi dengan Boolet untuk mengolah sampah sumpit sekali pakai menjadi barang rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkualitas. Selama tahun 2023, HokBen berhasil mengumpulkan lebih dari 6 ton limbah sumpit sekali pakai dari gerai HokBen di area Jabodetabek,” tandas Baskara.

Kepala Kelurahan Pasir, Giri Maya Yudistira, menyambut baik pembukaan gerai HokBen di wilayahnya. Ia berharap dengan dibukanya gerai HokBen, dapat menyerap tenaga kerja dari warga setempat dan menguatkan perekonomian wilayahnya. Pihaknya juga mengapresiasi manajemen HokBen yang telah memenuhi persyaratan dan perizinan yang berlaku.

“Sejauh ini kami ketahui, pihak HokBen telah menempuh prosedur yang berlaku. Sejak awal yang dipertanyakan itu izin dan limbahnya. Ternyata mereka sudah membangun sistem pembuangan limbah yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Giri.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Barat, Kompol Sudar MK Regaga, menitipkan sisi keamanan yang baik bagi gerai-gerai di wilayahnya. “Karena buka hingga pukul 10 malam, kami meminta agar HokBen menambah petugas keamanan dan petugas parkir. Bisa juga merekrut tenaga kerja setempat sesuai dengan keahliannya,” pungkasnya.***

(Weweng)