Dihadapan Calon Walikota Bogor, KAMMI Daerah Bogor Deklarasikan Gerakan Ekonomi Syariah

Dihadapan Calon Walikota Bogor, KAMMI Daerah Bogor Deklarasikan Gerakan Ekonomi Syariah
KAMMI Daerah Bogor deklarasikan gerakan ekonomi syariah dihadapan Calon Walikota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor.

PORTALBOGOR.COM, KOTA BOGOR - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor deklarasikan ekonomi syariah dalam rangkaian Milad Ke-26 dihadapan Calon Walikota Bogor sebagai solusi untuk Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor pada Minggu, 31 Maret 2024.

Kegiatan tersebut digelar sejak pukul 12.00 - 16.00 WIB yang dilaksanakan sekaligus memeriahkan ulang tahun organisasi yakni Semarak Milad KAMMI Ke-26. 

Sejumlah Calon Walikota Bogor juga tampak hadir dalam kegiatan Milad KAMMI seperti Jenal Mutaqin, Hizriandra Putra, Dr. Raendi Reyandra, dan Sendi Fardiansyah. 

Dalam deklarasi ekonomi syariah, KAMMI Bogor juga membentuk Lembaga Otonom Ekonomi Syariah yang bertujuan untuk mengawal isu-isu ekonomi syariah di Bogor. 

KAMMI Daerah Bogor menilai bahwa Kota Bogor memiliki potensi menjadi pusat Kota Halal Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan KAMMI yang mengingat bahwa Bogor memiliki sejarah didirikannya Bank Syariah pertama di Indonesia yakni Bank Muamalat.

Terkait mengundang Calon Walikota Bogor dalam deklarasi ekonomi syariah, Jodi Setiawan menyampaikan gerakan tersebut menjadi solusi ekonomi di Kota Bogor.

"Kami ingin menawarkan sebuah solusi kepada Cawalkot Bogor solusi ekonomi ditengah kelumpuhan ekonomi. Dan berharap ekonomi islam ini menjadi pilihan," ujar Jodi Setiawan S.M., selaku Ketua KAMMI Daerah Bogor kepada awak media portalbogor.com pada Kamis (25/04).

Ketua KAMMI Daerah Bogor mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemkot Bogor dan stakeholder lainnya.

"Kita akan mencoba mengkolaborasikan dengan seluruh OKP2 yang ada, untuk gerakan Ekonomi syariah di Bogor ini," kata Ketua KAMMI Daerah Bogor.

Selain itu, KAMMI Daerah Bogor juga mengungkapkan bahwa Bogor memiliki dukungan akademis yang cukup besar dengan hadirnya kampus-kampus yang memiliki prodi Ekonomi Islam ataupun Ekokomi Syariah.

Pada kegiatan deklarasi tersebut, KAMMI Daerah Bogor menunjuk Muhammad Nurcholish Arasyid S.E., selaku Ketua Badan Otonom Ekonomi Syariah KAMMI Daerah Bogor. 

Pria yang memiliki sapaan Kholis adalah seorang aktivis Ekonomi syariah yang telah banyak membantu masyarakat Bogor dari jeratan pinjaman online (Pinjol) ilegal.

"Kita akan mencoba mengkolaborasikan dengan seluruh OKP-OKP yang ada untuk gerakan Ekonomi syariah di Kota Bogor ini," ungkap Muhammad Nurcholish Arasyid.

Tujuan utama organisasi KAMMI Daerah Bogor ialah melahirkan Perda terkait ekonomi syariah di Kota Bogor.

"Skema yang dibangun adalah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota, mengusulkan dan mengawal Perda-Perda Ekonomi Syariah," tuturnya.***